Obat Kanker Usus Besar - Obat Kanker Ampuh

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS

Obat Kanker Usus Besar

Obat kanker usus besar _ Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa manusia terdiri dari berbagai macam sistem didalamnya. Dengan sistem tersebutlah manusia dapat menjalani hidup dengan normal. Dari seluruh sistem yang ada pada tubuh manusia, sistem pencernaan merupakan sistem yang terpenting.

Sistem pencernaan itu sendiri secara garis besar memiliki fungsi untuk mencerna makanan dan menyerap semua manfaat yang ada dari makanan tersebut. Dan organ yang berperan penting dalam mencerna serta menyerap sari makanan adalah usus. Dengan begitu, pentingnya organ usus dalam sistem pencernaan, tentunya sangat rawan untuk terkena penyakit. Dan penyakit yang selalu membayangi usus adalah kanker usus.

Secara garis besar, penyebab paling besar terhadap munculnya penyakit kanker pada usus ini memang terletak dari makanan yang dikonsumsi. Dengan kata lain, ketika semakin banyak zat yang berbahaya masuk kedalam tubuh, maka usus akan kesulitan untuk memprosesnya. Alhasil, semua zat berbahaya tersebut akan terus mengendap sehingga usus tidak bisa mentolerir.

Gejala kanker usus besar

Berikut ini beberapa gejala yang dapat dirasakan penderita kanker usus besar, di antaranya:

  • Adanya darah pada kotoran atau bahkan pendarahan di anus.
  • Berubahnya tekstur kepadatan kotoran.
  • Menurunnya berat badan.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Nyeri atau kram pada bagian perut.
  • Perut kembung.
  • Meningkatnya frekuensi buang air besar atau diare.
  • Konstipasi.
  • Hilang nafsu makan.
  • Tidak semua gejala tersebut akan dirasakan penderita. Sebagian ada yang menjadi sering buang air besar dengan disertai darah pada kotorannya dan sebagian ada yang tidak disertai darah, namun merasakan nyeri pada perutnya.

Segera temui dokter jika Anda merasakan gejala-gejala kanker usus besar, terutama jika mengalami diare bergantian dengan konstipasi selama lebih dari tiga minggu. Harap waspada juga jika usia Anda telah mencapai 50 tahun ke atas dan merasakan gejala-gejala tersebut.

Penyebab kanker usus besar

Pertumbuhan sel di area tubuh tertentu yang tidak terkendali dan bersifat merusak merupakan penyebab kanker. Pada penyakit kanker usus besar, pertumbuhan tersebut bermula di dalam gumpalan sel pada lapisan usus bagian dalam, kemudian menjalar dan menghancurkan sel-sel lain di dekatnya, atau bahkan hingga ke beberapa area tubuh lainnya.

Pada awalnya, sel-sel yang diproduksi lapisan usus bersifat tidak berbahaya dan memiliki manfaat untuk menjaga kenormalan fungsi tubuh. Namun belum diketahui apa yang memicu sel-sel tersebut rusak, berubah menjadi sel kanker dan tumbuh secara tidak terkendali.

Meski penyebab kanker usus besar tidak diketahui, beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit tersebut, di antaranya:

  • Terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan
  • Kekurangan serat.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Merokok
  • Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Berusia 60 tahun ke atas.
  • Menderita penyakit gangguan pencernaan, salah satunya adalah kolitis ulseratif atau radang kronis di usus besar.
  • Menderita diabetes.
  • Kurang berolahraga.
  • Memiliki kerabat dekat, misalnya orang tua atau saudara kandung, yang menderita kanker usus besar.
  • Menderita sindrom Lynch.
  • Menderita suatu masalah genetika yang menyebabkan tumbuhnya gumpalan-gumpalan sel atau polip di dalam usus besar. Kondisi ini disebut familial adenomatous polyposis (FAP).

Demikian mengenati kanker usus, lalu bagaimana dengan obat kanker usus besar tanpa operasi ataupun kemoterapi..? salah satunya adalah dengan pengobatan penyakit kanker dari denature indonesia, kapsul Ziirzax dan typhogell dapat di jadikan solusi anda dalam mengobati penyakit kanker, termasuk kanker usus besar ini




Anda menderita penyakit kanker [Kanker Payudara, Kanker Otak, Kanker Rahim, Kanker Mulut, Kanker Tenggorokan, Kanker Paru-Paru, Kanker Saluran Pencernaan, Kanker Kolon, kanker serviks, Kanker Kandung Kemih, Kanker Prostat, Kanker Buah Zakar (Testis), Kanker Darah (Leukemia)]

Jangan Putus asa, Lawan penyakit kanker anda

Silahkan Baca artikel herbal untuk penyakit kanker berikut ini sampai selesai

Sirsak

Keyakinan banyak orang bahwa daun sirsak (Annona muricata L) memiliki khasiat melumpuhkan keganasan kanker, tampaknya bukan sekadar kepercayaan kosong.

Melalui serangkaian proses ekstraksi, kandungan kimiawi bioaktif dalam lembaran daun sirsak terbukti efektif mematikan sel kanker, setidaknya pada kanker serviks dan kanker nasopharynx.

Prof. Dr. Okid Parama Astirin, MS dosen Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, bersama Adi Prayitno (Fakultas Kedokteran) dan Anif Nur Artanti (Fakultas Farmasi), selama setahun terakhir melakukan eksplorasi aktivitas bioaktif pada daun sirsak untuk anti kanker nasopharynx dan serviks.

Hasil penelitian tim gabungan antar-fakultas tersebut masih memerlukan uji klinis untuk memastikan efektivitasnya. Hasil uji laboratorium di Fakultas MIPA menunjukkan, kandungan bioaktif daun sirsak ternyata mampu mematikan sel kanker.

“Kami fokus meneliti lemampuan itu pada dua jenis kanker tersebut, karena penyebab kanker serviks dan nasopharynx yang tumbuh di tenggorokan adalah virus. Jenis kanker ini bisa menyerang siapa saja dan pada semua umur,” jelas Prof. Okid kepada wartawan, saat memaparkan hasil penelitiannya di laboratorium FMIPA UNS, akhir pekan lalu.

Menurut peneliti yang dibantu beberapa mahasiswa FMIPA itu, daun sirsak yang memiliki kandungan bioaktif paling baik, adalah daun yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Jika daun terlalu tua, katanya, bahan bioaktifnya sudah tidak berfungsi.

Sedangkan daun yang terlalu muda, bahan bioaktifnya kurang maksimal.
“Untuk dijadikan obat, harus diuji klinik dan kami sudah bekerjasama dengan perusahaan farmasi,” katanya.

Prof. Okid menegaskan, dalam penelitian laboratorium, formula yang disebut isolat sirsak itu belum dapat digunakan sebagai obat. Dia menyatakan, isolat sirsak itu harus diuji secara klinis yang melibatkan ahli farmasi.

“Isolat sirsak itu belum menjadi obat, karena masih harus diuji secara klinis. Kami sudah bekerjasama dengan perusahaan farmasi untuk pengujian agar dapat digunakan sebagai obat. Penggunaanya juga harus dilakukan dokter, karena sifat bioaktifnya tidak bisa digunakan sembarangan,” katanya lagi.

Para mahasiswa yang membantu Prof. Okid menjelaskan, pembuatan isolat sirsak tersebut melalui proses relatif panjang. Daun-daun sirsak lebih dahulu dicuci dan dikeringkan, lalu dipanaskan dalam oven dengan suhu maksimal 50 derajat Celcius.

Daun yang telah kering diblender, sehingga menghasilkan serbuk daun sirsak seberat 600 gram. Serbuk tersebut selanjutnya dijadikan pasta melalui proses ekstraksi dengan ethanol 95 persen.

"Setelah melalui beberapa tahap proses lanjutan, akan dihasilkan isolat sirsak untuk disuntikkan pada sel kanker. Berdasarkan beberapa kali pengujian, ternyata hasilnya menunjukkan sel-sel kanker mati," ungkap Prof. Okid.

Dalam penelitiannya, tim ahli gabungan juga mengembangkan penelitian manfaat daun sirsak sebagai obat kanker, namun bukan dalam bentuk isolat sirsak.

Inovasi berupa pemanfaatan daun sirsak yang dia sebut sebagai bioproduk, dengan cara penggunaan mudah dan dapat dilakukan setiap orang itu, berfungsi sebagai agen terapi kanker.

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/horison/2015/06/25/332490/bahan-bioaktif-daun-sirsak-terbukti-bisa-membunuh-kanker


Kini Sudah Banyak daun sissak dalam bentuk Ekstrak

Sarang Semut (Myrmecodia peden)

Selama ini, tanaman sarang semut (Myrmecodia peden) banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk pengobatan. Tanaman epifit yang banyak dijumpai di derah Papua ini diyakini mampu mengatasi berbagai penyakit berat, seperti kanker, diabetes, hipertensi, lever, asam urat, dan jantung. Kenyataan tersebut cukup beralasan, apalagi setelah dilakukan berbagai penelitian ilmiah yang mampu membuktikan khasiat tanaman ini.

Penelitian juga dilakukan oleh sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Arius Suwundo, Felicia Widyaputri, Marika Suwondo, dan Prenali Satmika membuktikan sarang semut mampu menghambat dan bahkan membunuh sel kanker. Selain mampu membuktikan khasiat sarang semut untuk pengobatan kanker, penelitian yang berjudul 'Myrmecodia Peden: Alternatif Kemoterapi Kanker Payudara dengan Efek Samping Minimal' juga berhasil mengantarkan keempat mahasiswa tersebut meraih medali emas pada Pimnas XXIV di Universitas Hasanuddin, Makassar, 19-21 Juli lalu.

Arius Suwondo mengatakan kepada wartawan bahwa mereka tergerak untuk meneliti tanaman sarang burung karena selama ini banyak dikonsumsi masyarakat dan dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, salah satunya adalah kanker. Mereka kemudian mengkaji lebih dalam untuk mengetahui apakah tanaman ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengobati kanker dengan efek samping minimal, tidak seperti pada pengobatan kemoterapi yang menimbulkan sejumlah efek samping. ”Ide penelitian berawal dengan melihat pengobatan kanker dengan cara kemoterapi yang banyak menimbulkan penderita kanker melakukan drop out dan menghentikan terapi karena mengalami beberapa efek samping. Harapannya dengan pengobatan sarang semut, herbal, hasilnya bisa meminimalisir efek samping penderita kanker,” jelasnya di Fakultas Kedokteran UGM, Selasa (26/7).

Sarang semut diketahui mengandung flavanoid dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Selain itu, ia juga mengandung tokoferol dan alfa-tokoferol, zat dengan aktivitas anti oksidan tinggi yang mampu menghambat radikal bebas.

Disebutkan Arius, dari hasil uji sitotoksik diketahui adanya aktivitas terhadap sel kanker setelah direaksikan dengan ekstrak sarang semut. Ekstrak sarang semut terbukti mampu menghambat, bahkan membunuh sel kanker melalui mekanisme apoptosis, yaitu mematikan sel kanker dengan cara terprogram tanpa menimbulkan rasa sakit pada penderita. “Setelah melalui uji sitotoksis, dapat terlihat tanaman ini mampu menghambat dan bahkan mematikan sel kanker dengan mekanisme apoptosis, tidak memecahkan sel yang menimbulkan peradangan yang bisa membahayakan kesehatan pasien,” urainya.

Ditambahkan oleh Felicia Widyaputri, dengan dosis Inhibitory Consentration (IC) 50 sebesar 539,902 mikrogram/milliliter mampu menghambat hingga 50 persen pertumbuhan sel kanker. Saat dosis ekstrak sarang semut ditingkatkan dengan Effective Consentration (EC) 50 sebesar 1599,998 mikrogram/milliliter dapat membunuh sel kanker hingga 50 persen. “Ketika dosisnya meningkat, maka proses apoptosisnya juga meningkat, dengan EC 50 sebesar 1599,998 mikrogram/milliliter dapat membunuh sel kanker sampai angak 50 persen,” terang mahasiswi angkatan 2008 ini.

Sumber: http://www.ugm.ac.id/id/post/page?id=3969
Kini banyak tersedia Sarang Semut yang sudah di ekstrak sehingga memudahkan anda dalam mengkonsumsinya


Pasien yang terhormat, Kami tidak menghalangi anda untuk pergi ke dokter, silahkan konsultasikan penyakit anda ke dokter ahli sebagai pendamping dan tim anda untuk melawan kanker. Karena saat ini anda sedang berperang, dan membutuhkan tim untuk membantu anda melawan penyakit kanker yang anda derita.

Selain mengkonsultasikan ke dokter, tidak ada salahnya juga anda mengkonsumsi jamu tradisional untuk membantu menjaga stamina, guna membantu memelihara kesehatan. Berfikirlah positif guna menjadikan sugesti yang baik untuk membantu kepercayaan diri anda.

Kami sarankan untuk hasil yang lebih maksimal selain Pengobatan Medis anda bisa mengkonsumsi sirsak anda bisa mengkombinasikannya dengan Sarang semut papua baik dengan merebus sendiri atau yang sudah di ekstraks dalam bentuk kapsul

Ziirzax Ekstrak sirsak

Mycopend Ekstraks Sarang semut


Untuk mendapatkan Ziirzax dan Mycopend denature silahkan hubungi kami

0823 1404 4477 [Call/SMS/Whatsapp]
0877 3808 6000 [Call/SMS]
BBM: 7A522E44


Mengkonsumsi Ziirzak De Nature yang dikombinasikan dengan Ekstrak Sarang Semut ternyata secara uji klinis mampu membantu memelihara dan menjaga stamina penderita kanker.

Alhamdulillah produk herbal dari denature indonesia sudah memiliki ijin dari kementrian kesehatan, sudah mendapatkan ijin edar dan sudah memenuhi standar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ) dari BPOM.



Obat Kanker Usus Besar
Artikel "Obat Kanker Usus Besar" ditulis oleh admin update terakhir pada 20th December 2015 Categories: Kanker Usus, Kanker Usus Besar Tags: , , , , permalinks http://obat-kanker-ampuh.com/2015/12/20/obat-kanker-usus-besar/ di Obat Kanker Ampuh

Hubungi Kami


0823 1404 4477 
[Call/SMS/Whatsapp]

0877 3808 6000 
[Call/SMS]

BBM: 7A522E44


Recent Comments

    Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS


    2014 - Obat Kanker Ampuh